WORKSHOP PENGEMBANGAN KURIKULUM SMP SANTO ALOYSIUS SLEMAN

Selasa, 06 Agustus 2019
workshop-pengembangan-kurikulum--smp-santo-aloysius-sleman

WORKSHOP PENGEMBANGAN KURIKULUM

SMP SANTO ALOYSIUS SLEMAN

Rabu, 31 Juli 2019

 

By : Admin

  Seiring dengan implementasi Kurikulum 13 yang telah dilakukan secara penuh khususnya di SMP Santo Aloysius Sleman. Maka tentu  ada beberapa ketentuan atau hal yang baru yang  mesti dilaksanakan, supaya kurikulum baru tersebut sungguh bisa terwujud dan bisa menjiwai setiap kegiatan , fasilitas dan dinamika yang terjadi di sekolah. Sehingga sebuah sekolah, teristimewa SMP Santo  Sleman dapat memenuhi 8 Standar Pendidikan Nasional, dan dapat  meningkatkan mutu pendidikan dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, membentuk karakter dan peradaban bangsa yang bermartabat.

            Salah satu dari hal yang baru adalah bahwa setiap sekolah dan dilakukan setiap tahun, khususnya pada awal tahun ajaran baru harus menyusun sebuah dokumen KTSP. Dimana penyusunan tersebut berpedoman pada  pada Standar Isi(SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) untuk pendidikan dasar, dan menengah sebagaimana yang diterbitkan melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional masing-masing Nomor 22 Tahun 2006, dan Nomor 23 Tahun 2006, serta Panduan Pengembangan KTSP yang dikeluarkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).

            Sebuah dokumen KTSP akan dinyatakan berlaku oleh Kepala Sekolah  jika Dokumen KTSP  tersebut telah mendapat pertimbangan dari komite sekolah  dan diketahui oleh Dinas Pendidikan Kabupaten setempat.

            Keterlibatan guru, kepala sekolah, masyarakat yang tergabung dalam komite sekolah dan dewan pendidikan dalam pengambilan keputusan akan membangkitkan rasa kepemilikan yang lebih tinggi terhadap kurikulum, sehingga mendorong mereka untuk mendayagunakan sumber daya yang ada seefisien mungkin untuk mencapai hasil yang optimal. Konsep ini didasarkan pada Self Determination Theory yang menyatakan bahwa jika seseorang memiliki kekuasaan dalam pengambilan suatu keputusan maka akan memiliki tanggung jawab yang besar untuk melaksanakan keputusan tersebut.

            Maka berdasarkan uraian dan latar belakang tersebut di atas , pada Hari Rabu , 31 Juli 2019 dengan bertempat di aula sekolah , SMP Santo Aloysius telah mengadakan Workshop Pengembangan Kurikulum dengan melibatkan dari berbagai unsur yaitu dari Dinas Kabupaten Sleman, Unsur Komite Sekolah, orang tua siswa, murid dan guru.

 

 

 Adapun dari Dinas Pendidikan Kabuapten Sleman yang berkenan hadir adalah Ibu Supraptiningsih, S.Pd, selaku Kepala Bidang Pembinaan Kurikulum SMP dan Ibu Sri Prihartini Yulia , S.Pd. M.Hum, selaku Pengawas SMP di Kabupaten Sleman. Kehadiran Dinas Pendidikan yang diwakili oleh ke dua Ibu tersebut sungguh bermakna besar , karena atas tanggapan dan revisi yang telah dari beliau meyebabkan penyusunan Dokumen KTSP di SMP Santo Aloysius Sleman menjadi lebih baik dan dapat  diberlakukan untuk operasional sekolah setahun ke depan pada Tahun ajaran 2019 / 2020

             Namun dibalik keberhasilan dan telah diberlakukannya KTSP tersebut tentu tidak lepas usaha dan kerja keras yang menyita waktu, tenaga dan pemikiran dari Tim Pengembang Kurikum Sekolah.

 

 

Dan dua guru luar biasa yang memilki peran utama dalam penyusunan KTSP SMP Santo Aloysius Sleman adalah Ibu Franxischa Sutriyantini S.Pd dan Ibu Theresia Sinta Anditasari S.Pd. Kiranya atas usaha dan kerja keras dari kedua anggota Tim Pengembang Kurikulum Sekolah dan juga seluruh unsur di sekolah akan semakin meningkatkan potensi sekolah dengan maksimal, sehingga pada akhirnya siswa juga dapat mengembangkan potensi pengetahuan dan bakatnya dengan maksimal./ stbnsbd